1. Sebutkan penerapan etiket di masyarakat. min 5! 2. Apabila seseorang melanggar etika akan mendapatkan sanksi. Sebutkan contoh etika sosial dan sanksi sosial di masyaraakat min 3! 3. Apa kelebihan dan kekurangan paham hedonisme bila diterapkan di era globalisasi skrg! Jawaban 1. Penerapan Etiket di masyarakat: v Jika berbicara dengan orang tua harus lebih sopan apalagi dengan orang yang lebih tua dari pada kita v Bertutur kata dan berbahasa yang baik dan sopan. v Menjaga tingkah laku bermasyarakat v Ikut dalam acara kegiatan di masyarakat contohnya; kegiatan kerja bakti, arisan RW/ RT 2. Contoh etika sosial di masyarakat: v Jika tidak ada orang didalam rumah dilarang membawa pasangan yang tidak muhrim masuk kedalam rumah. v Dilarang dalam bermasyarakat Meminum minuman keras / mabuk atau menggunakan NARKOBA. v Dilarang memfitnah atau menyebarkan atau membicarakan orang lain yang belum tentu benar kebenaranya. Sanksi sosial di masyarakat : v Tuguran dari masyarakat, v Dijauhkan dari masyarakat v Diusir dari daerah tersebut. 3. Kelebihan hedonisme di era globalisasi: v Dapat mengetahui pengalaman dan ilmu yang didapat v Dapat mengetahui perkembangan jaman dalam bentuk MODE atau fashion. Kekurangan hedonisme di era globalisasi: v Cenderung ke arah kenikmatan sesaat, tanpa memikirkan akan akibatnya v hedonisme itu suatu gaya hidup yang istilahnya "life is short, enjoy it while you can"
Monday, October 10, 2011
Tugas Softskill etika profesi akuntansi 1
Monday, May 9, 2011
Cheat Dota AI
Dibawah ini adalah cheat code untuk warcraf3, juga bisa di gunakan untuk permainan dota. Semoga dapat membantu anda. Thank’s
Iseedeadpeople = Remove fog of war
allyourbasearebelongtous = Instant victory
somebodysetupusthebomb = Instant defeat
thereisnospoon = Unlimited mana
whosyourdaddy = God mode
strengthandhonor = Disable defeat conditions
itvexesme = Disable victory conditions
greedisgood = Receive 500 gold and lumber
greedisgood #= Receive # gold and lumber
keysersoze = Receive 500 gold
keysersoze # = Receive # gold
leafittome = Receive 500 lumber
leafittome # = Receive # lumber
pointbreak = Removes food limit
warpten = Speeds construction of buildings and units
iocainepowder = Fast death/decay
whoisjohngalt = Fast research
sharpandshiny = Research upgrades
synergy = Disable tech tree requirements
riseandshine = Set time to dawn
lightsout = Set time to dusk
daylightsavings = Set time of the day
daylightsavings = Toggle daylight progression
motherland = Level select
thedudeabides = Cool down
Cara mencegah agar komputer tidak terkena virus
Berikut adalah beberapa hal agar komputer tidak gampang terkena virus:
1. Menggunakan antivirus yang selalu di update secara berkala. Lakukan update secara otomatis jika komputer terhubung ke internet atau secara manual dengan mendownload file update kemudian diinstalkan ke antivirus. Hal ini bertujuan agar antivirus dapat mengenali dan membasmi virus-virus baru yang terus bermunculan. Hal ini menjadi penting dilakukan jika pengguna komputer selalu menggunakan flashdisk atau perangkat lain yang selalu berpindah-pindah komputer atau sering digunakan di internet yang mana kemungkinan akan membawa virus-virus baru yang dapat menular ke komputernya. Atau jika komputer selalu digunakan untuk internet-an. Update bisa dilakukan setiap 1 atau 2 minggu sekali, tapi ini tergantung juga dari penyedia antivirus dalam layanan update.
2. Untuk komputer yang terhubung ke jaringan, selalu gunakan firewall untuk mencegah virus dan gangguan lain seperti hacker dan sebagainya.
3. Lakukan scan virus pada flashdisk atau harddisk eksternal yang masuk ke komputer yang sebelumnya digunakan di komputer lain. Hal ini menjadi penting apalagi bagi pengguna komputer yang memakai antivirus portabel (tidak perlu instalasi dan langsung digunakan).
4. Tidak membuka atau mengeksekusi file yang berasal dari komputer lain yang mencurigakan, seperti misalnya file atau folder yang berekteksi *.exe (application) yang terlihat mencurigakan.
5. Banyak virus yang menggunakan ikon mirip folder Windows, Anda harus berhati-hati karena jika membuka folder ini maka virus bisa aktif dan menginfeksi sistem komputer Anda, apalagi Anda membuka folder dari flashdisk yang telah Anda gunakan di komputer lain atau internet. Agar anda tidak salah mana yang folder asli atau folder bervirus, maka selalu gunakan Windows Explorer dan membuka folder dari explorer tersebut (dengan klik tanda plus dan klik folder yang diinginkan, yang kemudian isi folder akan tertampil di sebelah kanan halaman.
6. Berhati-hati jika membuka pada menu autorun, yaitu menu dialog yang muncul sesaat perangkat luar seperti flasdisk atau cd/dvd-rom di masukkan ke komputer. Karena bisa jadi menu-menu ini sudah diubah oleh virus, jadi bukannya membuka file tapi justru membuka virus. Jadi jangan dibuka jika ada perbedaan menu atau tulisan seperti “Open folder to view file, using Application”. Menu autorun ini muncul jika fungsi autorun pada Windows aktif.
7. Untuk mengantisipasi terbukanya file virus oleh pengguna komputer lewat menu autorun atau agar virus tidak dapat dijalankan secara otomatis saat memasukkan media luar seperti flashdisk, maka dapat menonaktifkan fungsi autorun atau autoplay pada Windows. Dengan menonaktifkan fungsi autorun pada Windows, maka kotak menu tidak akan muncul dan virus yang memanfaatkan file autorun.inf yang berada di dalam flashdisk tidak akan dijalankan secara otomatis saat flashdisk dimasukkan ke komputer.
8. Untuk data-data penting seperti dokumen Ms Word, Excel dan file-file lain yang memiliki ekstensi .exe, Anda dapat mengkompresi ke file .Zip atau .RAR (dengan program WinZip atau WinRar). Hal ini karena dapat mencegah virus menginfeksi data-data Anda. Setelah dikompresi maka Anda dapat menghapus data Anda yang lama. Untuk menjalankan file Anda dapat lakukan ekstrak file atau langsung membuka file .Zip atau .RAR tersebut kemudian klik file yang ingin Anda buka. Keuntungan lain yaitu file-file Anda di dalam .Zip atau .RAR ukurannya menjadi lebih kecil karena terkompresi. Sebelumnya pastikan bahwa file-file yang ingin Anda kompres tidak terdapat file virus.
9. Banyak virus yang menginfeksi dokumen Ms Word dengan ekstensi .doc, yang kemudian dokumen tersebut akan berubah menjadi berekstensi .exe. Oleh karena itu agar terhindar dari serangan virus seperti ini maka ubahlah file-file .doc menjadi ekstensi .rtf (rich text format), karena masih jarang virus yang menyerang file .rtf. Dan jika Anda mengetik dengan Ms Word maka simpanlah dengan format .rtf.
10. Gunakan program-program pencegah virus yang dapat secara permanen menginfeksi sistem komputer seperti Deep Freeze, System Protect dan sebagainya.
Plus, Anti Virus yang handal seperti:
- Kaspersky
- AVG
- Avira
- Ansav
- Smadav
- Avast
- Dan Lain''
Tugas Bahasa Inggris
1. If I had the they off tomorrow, I would go o the beach
2. If I had a million dollars right now, I would retire.
3. If I were the mayor of this city, I would change certain things.
4. If that man worked harder, he could earn more money.
5. I would gladly tell you the answer, if I only known it myself.
6. If don’t and I had enough money, we would buy a house.
7. If he weather were better right now, we could go for a walk.
8. That student would get much higher marks, if he studied herder.
9. If Mr. Smith called me, I would explain everything to him.
10. Mr. moore would give up teaching if he enjoyed, not it so much.
11. If I were in your place, I would accept Mr. Anderson’s offer.
12. People would understand you better if you spoken more carefully.
1. If George had had the money, he would have lent it to me.
2. I would have spoken to Frank if I had seen him yesterday.
3. If the weather had were better, we would have left Friday morning.
4. Alice would have told you the truth if you had asked her about it.
5. If you had studied a little harder, you would have passed the test.
6. I could have lent you some money if I had spend, not everything.
7. If there had were any complains, we would have heard about them.
8. We would have gone with Fred last Friday if me had invited us.
9. If you had asked, only me, I could easily have given you the answer.
10. Bill would have taken more photographs if he had has more film.
11. If Tom had were here yesterday, he would have been able to advise us.
12. We would have bought that house if the price had were a little lower.
13. If they had needed any help with the work, they would have called us.
1. If you had taken my advice, you will succeed
2. I would have had less trouble if, you want to help me
3. If anyone had asked me about it, I will answer it
4. Our dog Saki would have barked if, you tried to disturb
5. If I had been in your place, I would feel happy
6. Bill wouldn’t have said anything if, he did not know what they mean
7. If you had followed my instructions, would not be wrong
8. You wouldn’t have lost your money if, you are not careless.
9. If John had taken better care of his car, his car would be fine.
10. We couldn’t have gone n our trip if, no vehicle to get there.
11. If you ha only left your house earlier, you must lock all the doors of your house.
12. It would have been much better if, you can keep your emotions.
13. If my watch hadn’t been five minutes slow, I’m not going to be late.
14. Things would have been different if, we differentiate it.
15. If I had been bom a century ago, I would not be here now.
1. Unless you leave immediately, I will call a policeman.
2. Fred wouldn’t do that unless he had your permission.
3. I won’t bother to call you unless I hear from Mr. Brown.
4. Unless you agreed with him, Charles wouldn’t even suggest it.
5. We can write to Mr. Suzuki unless he sends us his address.
6. Unless you study herder, you’re going to fail the examination.
7. I wouldn’t have believed it unless I seen it with my own eyes.
8. Unless she start the letter how, she will have to do it tomorrow.
9. The lawyer wouldn’t say that unless he had strong evidence.
10. Unless you invested your money wisely, you will lose all of it.
11. I won’t say anything unless smith bring up the metter himself.
12. Unless more guests come. There will be enough food for everyone.
13. Our dog wouldn’t have barked unless he heard a strange noise.
Thursday, April 28, 2011
pelayanan ASUS centre terhadap pelanggan (nyata)
awal cerita saya mempunya netbook merek "ASUS" yang bermasalah dengan hardisk, seingkat cerita hardisk tersebut tidak kedetect atau kebaca. karena saya masih garansi 1 tahun maka saya cari service centre ada dimana? karena di buku garansi tidak ada petunjuk tempat service centre ASUS berada dan hanya ada service centre silahkan kunjungi http://support.asus.com
maka saya buka disana dan saya cari tempat service centrenya dimana, maka saya menemukannya di link http://support.asus.com/ServiceCenter/List.aspx?SLanguage=en&r=1&c=12&a=235&p=3
disana banyak pilihan tempat service centre asus berada tapi karena rumah saya di daerah depok maka saya pilih daerah mangga 2 karena selain efisien dengan hanya naik kereta maka bisa lebih irit.
tapi setelah sampai disana saya dengan agak sedikit susah mencari service ccentre ASUS di mangga 2 mall maka ketemulah saya dengan tempat yang saya tuju. Disana saya menunggu tidak begitu lama nomor saya dipanggil dan saya ketemu dan berbicara dengan customer service asus.
saat saya bilang saya hardisk netbook saya bermasalah dan masih bergaransi tidak ada masalah selanjutnya pemeriksaan netbook saya juga tidak apa apa. tapi setelah dia mengecek dan sadar kalo netbook saya bukan pembelian dari tempat dy dan dia berkata pada saya "Maaf mas kami hanya distributor selain itu barang ini bukan penjualan dari kami" "kalo mas mengalami kerusakan ini silahkan datang aja ke asus indonesia disana serba lengkap mas"
lalu saya pun berkata " lah mas ini kan tempat dimana ada service centre asus sesuai di situs asus indonesia tpi kenapa mesti ke senayan or ke gading buat apa nama tampat ini ada di situs ASUS kalo harus di bawa kesana juga pada akhirnya"
orang itu pun berkata "maaf mas ini sudah sesuai prosedur"
setelah berkata seperti itu saya pun beranjak pergi dari tempat tersebut dan terpikirkan kenapa sampai ada tempat service centre yang tidak mau melayani pelanggannya cuma karena bukan membeli barang di tempat tersebut.
begitukah cara pelayanannya.
mungkin ini hanya cerita dari saya saja dan ini murni nyata.
Friday, April 15, 2011
Pengertian Hukum dan Hukum Ekonomi
A. Pengertian Hukum
Banyak tokoh yang mempunyai pendapat masing-masing tentang hukum. Beberapa diantaranya:
a. Aristetoles
Hukum adalah dimana masyarakat menaati dan menerapkannya dalam anggotanya sendiri
b. Grotus
Hukum adalah salah satu aturan dari tindakan moral yang mewajibkan pada suatu yang benar
c. Wiryono Kusumo
Hukum adalah keseluruhan peraturan yang baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur tata tertib di dalam masyarakatdan terhadap pelanggaranya akan dikenakan sanksi.
Hukum terdiri atas beberapa unsur :
1. peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat.
2. peraturan itu bersifat mengikat dan memaksa.
3. peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi
4. pelanggarannya terhadap peraturan tersebut dikenakan sanksi.
B. Kodifikasi Hukum
Adalah pembukuan jenis-jenis hukum tertentu dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap.
Ditinjau dari segi bentuknya hukum dibedakan menjadi 2,yaitu :
a. Hukum Tertulis
Adalah hukum yang dicantumkan dalam pelbagai peraturan-peraturan
b. Hukum Tidak Tertulis
Adalah hukum yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat, tetapi tidak tetulis namun berlakunya ditaati seperti peraturan perundangan ( hukum kebiasaan )
Menurut teori ada 2 macam hukum kodifikasi, yaitu :
1. Kodifikasi terbuka adalah kodifikasi yang membuka diri terhadap terdapatnya tambahan-tambahan di luar induk kodifikasi
2. kodifikasi tertutup adalah semua hal yang menyangkut permasalahannya dimasukan ke dalam kodifikasi atau buku kumpulan peraturan.
Unsur-unsur dari suatu kodifikasi :
a. jenis-jenis hukum tertentu
b. Sistematis
c. Lengkap
Tujuan Kodifikasi Hukum Tertulis untuk memperoleh:
a. Kepastian hukum
b. Penyederhanaan hukum
c. Kesatuan hukum
Contoh kodifikasi hukum :
- Di Eropa
Corpus Iuris Civilis, yang diusahakan oleh Kaisar Justinianus dari kerajaan Romawi Timur tahun 527-565
- Di Indonesia
a. kitab Undang-Undang Hukum Sipil (1 Mei 1848)
b. Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (1 Mei 1848)
C. Pengertian Ekonomi
Ekonomi berasal dari kata yunani (oikos) yang berarti keluarga, rumah tangga dan (nomos) berarti peraturan, aturan, hukum.
Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.
D.pengertian Hukum Ekonomi
Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam masyarakat.
Menurut Sunaryati Hartono, hukum ekonomi adalah penjabaran hukum ekonomi pembangunan dan hukum ekonomi social, sehingga hukum ekonomi tersebut mempunyai 2 aspek yaitu :
a. Aspek pengaturan usaha-usaha pembangunan ekonomi
b. Aspek engaturan usaha-usaha pembagian hasil pembangunan ekonomi secara serta merata diantara seluruh lapisan masyarakat.
Hukum ekonomi dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :
a. hukum ekonomi pembangunan
b. Hukum ekonomi social
Hukum di Indonesia menganut asas sebagai berikut :
a. asas keimanan
b. asas manfaat
c. asas demokrasi
d. asas adil dan merata
e. asas keseimbangan, keserasian, dan keselarasan dalam perikehidupan
f. asas hukum
g. asas kemandirian
h. asas keuangan
i. asas ilmu pengetahuan
j. asas kebersamaan, kekeluargaan, keseimbangan dalam kemakmuran rakyat
k. asas pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan
l. asas kemandirian yang berwawasan kenegaraan
Subyek Hukum dan Objek Hukum
Subyek hukum adalah setiap makhluk yang memiliki,memperoleh,dan menggunakan hak-hak kewajiban dalam lalu lintas hukum.
Subyek hukum terdiri dari dua jenis :
• Manusia Biasa ( Naturlijke Person )
• Badan Hukum ( Rechts Person )
Badan hukum dibedakan dalam dua bentuk :
• Badan Hukum Publik ( Publik Rechts Person )
• Badan Hukum Privat ( Privat Rechts Person )
Obyek hukum menurut pasal 499 KUHP Perdata,yakni benda.
“segala sesuatu yang berguna bagi subyek hukum atau segala sesuatu yang menjadi pokok permasalahan dan kepentingan bagi para subyek hukum atau segala sesuatu yang dapat menjadi obyek hak milik”
Jenis Obyek Hukum :
• Benda yang bersifat kebendaan
- Benda bergerak/tidak tetap - Benda tidak bergerak
• Benda yang bersifat tidak kebendaan
Hak kebendaan yang bersifat sebagai pelunasan hutang ( hak jamin ) yang melekat pada kreditur yang memberikan kewenangan untuk melakukan eksekusi kepada benda yang dijadikan jaminan jika debitur melakukan wanprestasi terhadap suatu prestasi (perjanjian).
Macam-macam pelunasan hutang :
1. Jaminan Umum
a. Benda tersebut bersifat ekonomis (dapat dinilai dengan uang).
b. Benda tersebut dapat dipindah tangankan haknya kepada pihaklain.
2. Jaminan Khusus
a. Gadai
Hak yang diperoleh kreditur atas suatu barang bergerak yang diberikan kepadanya oleh debitur atau orang lain atas namanya untuk menjamin suatu hutang.
b. Hipotik
Suatu hak kebendaan atas benda tidak bergerak untuk mengambil penggantian dari padanya bagi pelunasan suatu perhutangan.
c. Hak Tanggungan
Hak jaminan atas tanah yang dibebankan berikut benda-benda lain yang merupakan suatu satu kesatuan dengan tanah itu untuk pelunasan hutang dan memberikan kedudukan yang diutamakan kepada kreditur tertentu terhadap kreditur-kreditur yang lain.
d. Fidusia
Suatu perjanjian accesor antara debitur dan kreditur yang isinya penyerahan hak milik secara kepercayaan atau benda bergerak milik debitur kepada kreditur.
Investasi
Pengangguran
Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan oleh lebih banyak orang.
Read More......Kebijakan moneter
Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, "margin requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.
Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan) dan keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta tercapainya tujuan ekonomi makro, yakni menjaga stabilisasi ekonomi yang dapat diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga serta neraca pembayaran internasional yang seimbang. Apabila kestabilan dalam kegiatan perekonomian terganggu, maka kebijakan moneter dapat dipakai untuk memulihkan (tindakan stabilisasi). Pengaruh kebijakan moneter pertama kali akan dirasakan oleh sektor perbankan, yang kemudian ditransfer pada sektor riil.
Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang.Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.
Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :
- Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy
Adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar
- Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy
Adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policy)
Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :
- Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation)
Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.
- Fasilitas Diskonto (Discount Rate)
Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum kadang-kadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.
- Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio)
Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.
- Himbauan Moral (Moral Persuasion)
Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.
Bank Indonesia memiliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Tujuan ini sebagaimana tercantum dalam UU No. 3 tahun 2004 pasal 7 tentang Bank Indonesia.
Hal yang dimaksud dengan kestabilan nilai rupiah antara lain adalah kestabilan terhadap harga-harga barang dan jasa yang tercermin pada inflasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, sejak tahun 2005 Bank Indonesia menerapkan kerangka kebijakan moneter dengan inflasi sebagai sasaran utama kebijakan moneter (Inflation Targeting Framework) dengan menganut sistem nilai tukar yang mengambang (free floating). Peran kestabilan nilai tukar sangat penting dalam mencapai stabilitas harga dan sistem keuangan. Oleh karenanya, Bank Indonesia juga menjalankan kebijakan nilai tukar untuk mengurangi volatilitas nilai tukar yang berlebihan, bukan untuk mengarahkan nilai tukar pada level tertentu.
Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk melakukan kebijakan moneter melalui penetapan sasaran-sasaran moneter (seperti uang beredar atau suku bunga) dengan tujuan utama menjaga sasaran laju inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah. Secara operasional, pengendalian sasaran-sasaran moneter tersebut menggunakan instrumen-instrumen, antara lain operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing, penetapan tingkat diskonto, penetapan cadangan wajib minimum, dan pengaturan kredit atau pembiayaan. Bank Indonesia juga dapat melakukan cara-cara pengendalian moneter berdasarkan Prinsip Syariah.
Read More......